JawaPos.com–Program Finance and Investment Fakultas Bisnis dan Ekonomi (FBE) Universitas Kristen Petra Surabaya punya segudang cara mengembangkan potensi mahasiswa. Tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, juga pengalaman organisasi dalam membentuk soft skill mahasiswa.
Mariana Ing Malelak, S.E., M.SM., M.Rech, Ketua Program Finance and Investment, FBE UK Petra mengatakan, menjelang berakhirnya tahun 2021, sudah banyak prestasi ditorehkan mahasiswa. Salah satunya adalah predikat 1st Place Best Presenter yang diperoleh Christine Calista Tandiono.
”Christine mendapatkan predikat itu dalam seminar internasional Global Conference on Business Management (GCBM) dengan paper berjudul The Influence of Domestic and Foreign Direct Investment on The Indonesian Economic Growth,” terang Maria, sapaan akrab Mariana ketika dihubungi pada Jumat (17/12).
Kegiatan itu diikuti 200 orang peserta yang berasal dari 7 negara, Indonesia, Filipina, Malaysia, India, North Africa, Pakistan, dan Saudi Arabia.
Kepada JawaPos.com, Christine menjelaskan, kegiatan itu diselenggarakan Indo Global Mandiri University, Palembang, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (LLDIKTI Region II APTISI II), pada 15 Desember.
Dari kegiatan itu, Christine banyak memahami bahwa pada 2021, banyak peristiwa yang harusnya menjadi bekal menyongsong tahun 2022. Salah satunya adalah kesadaran investasi masyarakat.
”Masyarakat harus mulai sadar investasi. Tapi saya ingin mengingatkan bahwa literasi keuangan harus ditingkatkan,” ujar mahasiswa angkatan 2018 itu.
Christine belajar dari banyak peristiwa investasi keuangan tahun ini. Masyarakat berbondong-bondong investasi produk keuangan.
Ada juga Roselin Patricia yang meraih juara 2 kompetisi pengembangan startup. Dalam kompetisi itu, Roselin bergabung dengan mahasiswa/mahasiswi dari berbagai universitas di Indonesia.
”Kompetisi ini bertajuk Tanoto Future Leaders Business Acumen Program (FLBAP) 2021. Ini adalah program kerja sama Tanoto Foundation dan Angin (Angel Investor Indonesia),” terang Roselin.
Dia bercerita bahwa ide bisnis yang disampaikannya adalah program digital marketing untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Perhatian Roselin diberikan kepada UMKM mengingat kontribusi dalam meningkatkan produk domestik bruto (PDB).
Berdasar data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM) pada Maret, jumlah UMKM mencapai 64,2 juta dengan kontribusi pada PDB sebesar 61,07 persen atau Rp 8,573.89 triliun.
”Kami mengembangkan ide bisnis e-learning untuk UMKM. Sehingga produknya bisa dipasarkan secara lokal dan internasional,” tutur Roselin.
Selain Christine dan Rosaline, program Finance and Investment, Fakultas Bisnis dan Ekonomi UK Petra juga memiliki Finest Ambassador. Ambassador itu terpilih melalui Finest Program Award (FPA). Sebuah program pemberian award kepada mahasiswa finest yang berprestasi.
Mereka memiliki kombinasi dalam kemampuan akademis dan keaktifan dalam berorganisasi. Ambassador terpilih adalah Phoebe Theodorus dan Felicia.
Selama pandemi, Phoebe mengatakan, dia harus banyak membagi waktu antara kuliah dan organisasi yang dijalankan secara daring.
”Agak sulit ya. Apalagi meski kasus Covid-19 menurun, tapi kita belum tahu kapan bakal kuliah onsite 100 persen lagi. Makanya aku biasa pakai sistem time management di mana ketika berorganisasi, nggak cuma rapat dan menyiapkan agenda, tapi juga bonding dan mengenal anggota lain,” papar Phoebe.
Phoebe juga menyebut, jelang tahun baru 2022, dia ingin masyarakat memahami konsep passive income. ”Menurutku ini juga bakal jadi tren keuangan baru. Kita bukan hanya bekerja untuk dapat uang, tapi uang didapat melalui aset yang bekerja untuk kita,” tutur dia.
Tak jauh beda dengan Phoebe, Felicia menggunakan sistem to do list untuk menyeimbangkan kehidupan organisasi dan kuliahnya. Saat berorganisasi, Felice memilih to the point.
”Saat rapat online, aku langsung bikin guideline bahasan atau topik. Jadi jangan sampai melenceng,” ujar Felecia.
Felicia yang aktif membuat konten TikTok itu juga mengingatkan, investasi keuangan dengan platform digital masih menjadi trending keuangan tahun 2022. Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk berinvestasi dengan kesadaran sendiri.
”Jangan asal investasi karena ikut-ikutan orang atau influencer serta karena FOMO atau Fear of Missing Out, tapi nggak tahu sistem dan flow-nya seperti apa,” terang Felecia.
Selain concern terhadap pengembangan kemampuan akademik dan soft skill mahasiswa, Program Finance and Investment FBE UK Petra juga aktif melakukan monitoring mahasiswa yang sedang studi menempuh double degree program di Saxion University of Applied Sciences Netherlands untuk bonding dengan program sebagai bentuk implementasi dari LEAP (Leadership Enhancement Program) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan kesempatan dan pengalaman belajar di luar kampus UK Petra, yang bisa dilakukan baik di dalam dan di luar negeri.
https://www.jawapos.com/nasional/pendidikan/17/12/2021/jelang-2022-program-finance-and-investment-uk-petra-borong-prestasi/




